Skip to main content

Panduan Lengkap Sertifikasi Guru SG-PPG 2016

Selamat pagi sahabat bloger indonesia, atau sahabat hendi hen diamana sobat berada, mudah-mudahan hari ini sahabat diberikan keshatan dan kemudahan dalam menjalani aktifitas sehari-harinya dan pastinya tetap semangat.

Sahabat guru pada postingan kali ini saya ingin membagikan panduan lengkap tentang Sertifikasi Guru 2016 kenapa karna kalau tidak ada panduan kita tidak akan tau arah dan tujuaanya sob.. hihihi.. ok kita langsung saja pada pokok bahasan ini.. Panduan Lengkap Sertifikasi Guru 2016 

sebelum kita membaca panduannya sebelumnya kita memahami dulu alur sertifikasi tahun 2016
Alur Sertifikasi POLA SG-PPG
Catatan:
- Uji Teori dan Uji Kinerja berstandar LPTK dengan Skor Kelulusan Minimal 80
- Ujian Tulis Nasional (UTN) Online dengan Standar Nasional dgn Skor Minimal 80
- Ujian ulang maksimal 2 kali utk setiap tahap ujian

*) Sebelum mengikuti workhsop guru melakukan identifikasi problematika pembelajaran di sekolah    masing masing yang nanti akan di bahas  dalam workshop. Tugas tersebut setara 3 sks (119 jam)

Persyaratan peserta SG-PPG
  1. Memiliki Surat Keputusan sebagai Guru PNS/Guru Tetap Yayasan (memiliki NUPTK).
  2. Guru di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah.
  3. Memenuhi skor minimal UKG yang ditetapkan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Tahun 2016 (min. 55)
  4. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter pemerintah.
Penetapan peserta

Semua guru yang memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut di atas mempunyai kesempatan yang sama untuk ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru Tahun 2016.

Guru yang didiskualifikasi pada sertifikasi tahun 2007-2015 karena pemalsuan dokumen, yang bersangkutan kehilangan hak sebagai peserta PLPG 2016 sesuai Pasal 63 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008
tentang Guru.

Guru berkualifikasi akademik S-1/D-IV yang tidak lulus sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun sebelumnya dapat langsung menjadi calon peserta sertifikasi guru pola PLPG Tahun 2016 sepanjang yang bersangkutan memenuhi persyaratan sebagai peserta sertifikasi guru Tahun 2016.

Penetapan peserta dilakukan secara berkeadilan dan transparan melalui on-line system dengan menggunakan Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru  (AP2SG). Daftar bakal calon peserta sertifikasi guru  diumumkan oleh Ditjen GTK melalui laman gtk.kemdikbud.go.id. Dan sergur.kemdiknas.go.id


KETENTUAN UMUM

Disdik prov/kab/kot dapat menghapus calon peserta yang sudah tercantum namanya dalam daftar calon peserta Sergur atas persetujuan LPMP dengan alasan yang dapat  ipertanggungjawabkan, yaitu: meninggal dunia sakit permanen yang menyebabkan tidak dapat melaksanakan tugas sebagai guru;melakukan pelanggaran disiplin; mutasi ke jabatan selain Guru;   mutasi ke kabupaten/kota lain;





Comments

Popular posts from this blog

 

DECISION SUPORT SISTEM - DSS - MSS Karakteristik DSS

Sahabat hendi hen diamana sahabat berada, mudah-mudahan sobat diberi kesahatan dan tetap semangat dalam menjalankan aktifitas hariaanya.. Sahabat, pada postingan kali ini saya ingin berbagi tentang teori pada saat saya kuliah,di Sekolah Tinggi Ilmu Komputer dan kebetulan mata kuliah yang saya dapatkan ini berkaitan dengan system dan ilmu komputer.. sahabat yu kita coba untuk bahas.. Decision Support System Mss (Managemen Spport System) Saat ini Teknologi informasi berkembang semakin pesat dan cepat dan mengubah kehidupan masyarakat, khususnya pengaruh pada dunia kerja, lembaga dan instansi pemerintah. Pengguna komputer untuk membantu mempercepat pekerjaanya dalam proses pengolah data dan sebagai media penerima data atau penyimpanan data. Pengguna sistem ini anatara lain adalah para manajer perusahaan yang kita kenal sebagai istilah Managemen Support System (MSS) atau sistem pengambil keputusan, bila kita kaitkan dengan istilah PENGAMBILAN SEBUAH KEPUTUSAN, MSS ada...

DECISION SUPORT SISTEM - DSS - PROSES PEMODELAN

PROSES PEMODELAN DSS Berikut ini adalah proses yang terjadi pada pemodelan : 1. Trial and Eror dengan sistem nyata, tapi ini tidak berjalan bila : terlalu banyak alternatif untuk di coba  akibat samping dari eror yang terjadi besar pengaruhnya lingkungan itu sendiri selalu berubah 2.  Simulasi 3.  Optimasi 4.  Heuristic BAGAN PROSES PENGAMBIL KEPUTUSAN / PEMODELAN Kerangka DSS(3) Struktur mengacu peda permasalahan rutinitas dan beulang untuk solusi standar Struktur adalah "Fuzy", permasalahan komplek dimana tidak da solusi serta merta masalah tang tak terstruktur adalah tidak adanya 3 fase proses yang terstruktur  Semi terstruktur , terdapat beberapa keputusan terstruktur, tetapi tidak semuanya dari fase - fase yang ada Tahap INTELEGENCI Menemukan masalah Klasifikasi masalah Penguraian masalah Kepemilikan masalah TAHAP DISAIGN Tahap ini meliputi pembuatan, pengembangan , analisis hal-hal yang mungkin untu...